WhatsApp Image 2018-11-20 at 09.25.29
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar kembali membagikan paket perdana konverter kit BBM ke elpiji kepada nelayan. Kali ini, ia menyalurkan 880 unit konkit di Tarakan sekaligus meninjau proyek pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 4.695 sambungan rumah (SR) di sana.
Kedua program ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 yang diamanatkan kepada Kementerian ESDM.
“Bapak-bapak nelayan tidak usah takut karena LPG habis, rebutan elpiji di rumah dengan ibu-ibu, karena ibu-ibu sudah memakai jargas. Bapak-bapak (melaut) pakai elpiji 3 kilogram, Ibu-ibu pakai jargasnya,” ujar Arcandra dalam keterangan tertulis, Rabu (15/11/2018).
Pembagian 880 unit konverter kit BBM ke LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil merupakan salah satu upaya Pemerintah melakukan diversifikasi energi yaitu menyediakan alternatif energi yang dapat digunakan.
Dengan konverter kit berbahan bakar elpiji, nelayan bisa menghemat biaya operasional penggunaan elpiji hingga 30 persen dengan asumsi tanpa ada subsidi. Jika dengan subsidi yang berlaku sekarang, baik untuk bensin maupun elpiji, maka penghematan yang diperoleh bisa mencapai sekitar 50 persen.
“Manfaat konkit untuk nelayan melaut 8-10 jam, bisa hemat Rp 30.000-50.000 sehari,” kata Arcandra.
Selain itu, konkit ini juga ramah lingkungan karena minim emisi. “Jadi ada dua manfaat konkit yang pertama manfaat ekonomi dan yang kedua ramah lingkungan,” lanjut dia.
Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke elpiji terdiri atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, dua buah tabung elpiji 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya berupa reducer, regulator, mixer, dan sebagainya.
Pertamina dipastikan siap mendukung kelancaran program ini dengan menyiapkan kebutuhan refill elpiji tabung 3 kilogram. Dengan demikian, para Nelayan dapat merasakan manfaat dari program konversi ini dan berkembang pemakaian elpiji untuk mesin perahu nelayan ke depannya.
Adapun kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG sesuai Perpres Nomor 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil antara lain nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP). Pada 2016 dan 2017, Kementerian ESDM melalui penugasan kepada Pertamina telah membagikan 5.473 unit di 10 kabupaten/kota dan 17.081 unit paket konverter kit di 28 kabupaten/kota.
Sementara pada 2018 ini ditargetkan pembagian sekitar 25.000 unit di 58 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
(Sumber : kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>